Happy birthday (reduced life of the success as a real human being), the success of a new life, Sincere fasting and sacrifice perform multiply Best of Nobles "1" dignified iffah absoluted GOD and celebrate the New Year. Enjoy the delights "BACK'PO" 's KAMI. Forgive Big / Extended Family's Bodies and Soul. Selamat ulang tahun (berkurangnya umur kesuksesan menjadi manusia sejati), sukses menempuh hidup baru, ikhlas menunaikan ibadah puasa dan memperbanyak berkurban dalam KEYAKINAN MURNI MULIA AULIA BERMARTABAT IFFAH SEJATI ZAT 1 MAHA (Z1M) serta merayakan Tahun Baru. Menikmati kelezatan "BACK'PO" KAMI. Mohon Maaf Lahir dan Batin. It is the leading service company's business around the family and the international organizations which are open, please do not send spam, obscenities, pornography, satire, which dropped a goal bad, and politicization. Ini merupakan layanan unggulan seputar bisnis perusahaan keluarga dan organisasi international yang bersifat terbuka, mohon tidak mengirimkan spam, kata - kata kotor, pornografi, sindiran yang menjatuhkan, tujuan buruk, dan upaya politisasi. All the times. Sepanjang masa. Thanks You Guest Bye Bye Nice to meet you. Good Luck (by : Commisaries)

LAPORAN GANGGUAN MASSAL YANG TERPENJARA DENGAN NOMOR DAFTAR HITAM [KEJAHATAN YANG BERUJUNG PEMERASAN PENDUDUK]

SANDI DINAS POLISI RAHASIA [DPR]

"KILAT dan MENDUNG serta CERAH"

NOMOR DAFTAR HITAM [KEJAHATAN YANG BERUJUNG PEMERASAN PENDUDUK]

Pesan "Penipuan Telp Layanan KOMDIGI akan diblokir dan [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN/MASIH DALAM PENJARA]" adalah modus penipuan baru untuk memeras Anda, karena Ditjen Pengawasan Ruang Digital Komdigi tidak pernah menelepon apalagi mengancam akan memblokir nomor Anda, mereka justru membuka layanan aduan untuk memblokir nomor-nomor spam dan penipuan melalui situs resmi mereka atau akun Twitter @aduanBRTI dengan melaporkan nomor dan bukti percakapan, jadi abaikan pesan tersebut dan jangan pernah berikan data pribadi atau uang Anda.

1. 6281796162594 [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN]

2. 6282269310015 [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN]

3. 6287874451861 [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN]

4. 6282269310015 [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN]

5. 6282169850470 [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN]

6. 6288292206512 [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN]

7. 6285784243924 [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN]

8. 6281350767175 [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN]

9. 6282113059903 [DAFTAR HITAM baru DIPENJARA/RESIDIVIS BEGAWAN]

Modus penipuan yang harus diwaspadai:
  • Mengaku dari Komdigi/DITJEN Wasdig: Pelaku sering mengaku sebagai petugas Kominfo/Komdigi untuk mengancam dan memeras dengan dalih pemblokiran nomor atau masalah lain.
  • Minta data pribadi: Penipu akan meminta data pribadi atau meminta Anda mentransfer sejumlah uang untuk "biaya administrasi" atau "biaya pemblokiran".
  • Meminta mengerjakan tugas berbayar: Modus ini meminta Anda melakukan tugas sederhana (seperti screenshot) untuk mendapatkan komisi, lalu meminta deposit uang lebih besar. 
Apa yang harus Anda lakukan (jika terkena):
  1. Jangan panik dan jangan balas: Abaikan pesan atau panggilan tersebut, jangan pernah memberikan data diri, password, atau kode OTP.
  2. Laporkan ke Kominfo: Jika Anda menerima pesan/panggilan penipuan, segera laporkan melalui portal resmi AduanNomor.id atau Twitter @aduanBRTI dengan melampirkan bukti (screenshot/rekaman).
  3. Blokir nomor pelaku: Gunakan fitur blokir di HP Anda untuk nomor-nomor yang mencurigakan. 
Ingat, Komdigi tidak pernah:
  • Menghubungi Anda langsung untuk mengancam pemblokiran.
  • Meminta uang atau data pribadi via telepon untuk tujuan pemblokiran. 
Layanan Komdigi justru bertujuan membantu Anda melaporkan dan memblokir penipu, bukan sebaliknya, jadi pastikan untuk melaporkan balik pelaku penipuan yang mengatasnamakan Komdigi. 

BTS (Teknik Mengetahui di Negara mana MEREKA ON Line)

BTS
(Penelitian Teknik Lacak Lokasi ON LINE)
Dikembangkan untuk membantu FBI dalam
menangkap BURONAN INTERNATIONAL
Teknik ini sudah digunakan oleh KAMI
sejak Tahun 2008
Oleh : GROUP YANG BAIK

Semoga DAPAT BONUS / REWARD
sesuai yang dijanjikan GENERAL BOSS
Per Orang mencapai US$ 100.000
POTENSI INVESTASI
US$ 100.000 x 10 = US$ 1.000.000
WOW

DON'T JUST CLICK ON / DO ANY CLICKING !!!
HUNTERS SEASONED CRIMINALS
WHERE ARE SAFEST PLACE IN LIFE (SPIL) FOR YOU GUYS
RUNNING or SURRENDER or PLASTIC SURGERY


PENDUSTA SUNGAI BERANTAS NEPOTISME

Jam 04.00 WIB Tanggal 04 Oktober 2019

KEMBALI :
MENJIJIKAN = ENEK = Muntah - muntah = Mual - mual
Perawakan Bongring = Ceking = Kurus = Kering seorang anak manusia dari Pensiunan Kepala Sekolah Sekolah Badan Samaran NEPOTISME {SBSN} di masa pensiunan.
Berurusan dengan anak manusia aneh dari bapak asli dan ibu palsu makin aneh.
ALAMAT ANEH PERILAKU KELUARGA ANEH.

Perihal Pemesanan MOBIL LISTRIK dengan Rekening PRIBADI beralamat MERCON.
PERAWAKAN ORANG DIBOGEM MENTAH.
Malu - maluin HARAM.
Saat ini menjalani RENCANA ANEH.










DAFTAR PENCARIAN ORANG (DPO), SURAT PANGGILAN DAN SURAT PENANGKAPAN kepada Sdr. SEPTA RITA MZ dan Sdr. RETNO di TEMPAT

SILAHKAN MENYEBARKAN informasi INI : !!!
Matur Nuwun dan Terima Kasih

Melalui NRP 448782 DEN PAL 05-12-01. USU atau Uniform Health United State yang bermarkas besar di Amerika merupakan Universitas Kesehatan untuk Pendampingan Kesehatan Prajurit MARINIR dan POLISI di Amerika dalam misi perdamaian dan keamanan nasional dan international. P3IDE (Perkumpulan Pemuda Peduli IDE - Internet Data Elektronik) merupakan sekumpulan aktivis yang berjuang membela kebenaran di bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Sosial antara lain sesuai misi dan visinya dengan kampanye ANTI (Redaksi) untuk Pendampingan Kesehatan Prajurit Polisi, ABRI dan TNI NkRI (Negara kesatuan Republik Indonesia) dalam tugas menjalankan misi perdamaian dan keamanan nasional dan international. Kalau di Amerika ada maka di Indonesia juga ada, Lembaga ini merupakan Lembaga Badan Hukum RESMI di bawah naungan Yayasan Petuah Orang Tua Peduli IDE - Internet Data Elektronik dan dikelolah oleh NRi PSM Group international, Privo Sakurazy Medtecindo Group, Krida Putra Group, Mitra Mandiri Club dan Inti Manunggal Selaras Group.
Termasuk memerangi penyalahgunaan fasilitas pemerintah dan BISNIS ON LINE.

"Nggak usah KAKEAN CANGKEM"
Prinsip

KOMUNIKASI TERAKHIR
(Pelaku berada dan memiliki salah satu Apartemen Hunian)
PELAKU berada dan beroperasi di APARTEMEN GUNAWANGSA, MANYAR, SURABAYA
JAWA TIMUR. INDONESIA

KRONOLOGI PERKARA KASUS
Penipuan Bisnis On Line

Berikut kronologi tindak pidana penipuan ON LINE oleh :
Nama : SEPTA RITA MZ
Nama BANK : BANK MANDIRI
Nomor Rekekning : 1120013212217
Nomor Phone / Mobile / WA : 081278074185 (Septa Rita MZ) / 08127913545 (Retno)
Pada hari Rabu, 25 Juli 2018, sore hari tepatnya jam 17.00 WIB. Saat itu pelaku menawarkan bisnis secara ON LINE (produk kesehatan) via WHATAPPS dengan harga murah, pelapor tertarik, kemudian mentransfer sejumlah dana via ATM Supermarket INDOMART Rungkut kota Surabaya:
1. ATM BCA senilai Rp 250.000,- (uang muka)
2. ATM BNI senilai Rp 1.850.000,- (harga pelunasan produk)
3. ATM BNI senilai Rp 850.000,- (biaya pengiriman dan jaminan / asuransi)
Setelah mentransfer ke rekening BANK MANDIRI dengan nomor sebagaimana di atas milik pelaku, tiba – tiba pelaku memblokir komunikasi SEKETIKA dan mobile phonenya tidak aktif kembali. Dari sini pelapor menyimpulkan bahwa ini merupakan tindak pidana penipuan bisnis secara ON LINE. Dan produk yang ditawarkan tidak kunjung datang dan tidak kunjung diterima pelapor hingga kini.
Demikian kronologi tindak pidana penipuan bisnis ON LINE yang dilakukan pelaku. Atas kerjasamanya sekiranya kronologi kejadian tindak pidana bisnis ON LINE ini dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Hormat
PELAPOR

Lampiran :
1. SURAT TANDA LAPOR POLISI
2. SURAT PEMBLOKIRAN BANK terkait di atas MATERAI
3. KROLOGI PERKARA KASUS di atas MATERAI
4. SURAT LAPORAN BANK I terkait
5. SURAT LAPORAN BANK II terkait
6. SURAT PANGGILAN POLISI yang ditunjuk kepada PELAKU I
7. SURAT PANGGILAN POLISI yang ditunjuk kepada PELAKU II
8. SURAT PANGGILAN POLISI yang ditunjuk kepada PELAKU III (Terakhir)
9. SURAT PENANGKAPAN berkoordinasi dan tembusan MABES
10. FOTO PELAKU atau FOTO DAFTAR PENCARIAN ORANG (DPO)
11. Harapan interaktive peran masyarakat yang mengenali wajah PELAKU agar segera melapor kepada POLISI yang ditunjuk sesuai alamat PESAN SINGKAT mengenai keberadaan dan ciri pelaku.

berikut BUKTI TERLAMPIR dan TINDAK LANJUT








Catatan Khusus :
INI sudah KETERLALUAN NEKAT dan BERANInya
Penggunaan FOTO sesuai Profile Phone/WA yang di Up Date beberapa kali oleh PELAKU
diambil dari LINK ini ?


FOTO PELAKU / DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama
SEPTA RITA MZ


FOTO PELAKU / DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama
SEPTA RITA MZ


FOTO PELAKU / DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama
SEPTA RITA MZ


FOTO PELAKU / DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama
SEPTA RITA MZ


FOTO PELAKU / DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama
SEPTA RITA MZ


FOTO PELAKU / DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama
SEPTA RITA MZ


FOTO PELAKU / DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama
SEPTA RITA MZ


FOTO PELAKU / DPO (Daftar Pencarian Orang) atas nama
SEPTA RITA MZ


HIMBAUAN kepada :
1. Masyarakat yang baik,
2. BANK terkait
3. POLISI yang ditunjuk
Jika dalam waktu SINGKAT / DEKAT atau masa tertentu HINGGA PENGEMBALIAN DANA 100% kepada PELAPOR.

Pernah melihat "PENYALAHGUNAAN PHOTO 'Nona LIZWENYA' " .  oleh PELAKU bernama 081278074185 (Septa Rita MZ) / 08127913545 (Retno) ,kehadiran, penampakan, batang hidung dan ciri - ciri orang TIDAK sesuai dengan FOTO di atas harap segera berkoordinasi mengirimkan pesan posisi, alamat keberadaan PELAKU dengan POLISI yang ditunjuk (Nomor untuk Pusat Pengiriman Pesan Singkat Terfasilitasi dan Tertera dalam Laporan ini. "Terima Kasih"). Untuk dilakukan TINDAKAN yang SEHARUSnya oleh POLISI yang ditunjuk HINGGA PENGEMBALIAN DANA 100% kepada PELAPOR.
"Pelaku menggunakan Photo / Foto Orang Lain".

Catatan :
SETELAH TERTANGKAP
1. Biasanya PELAKU cacat secara hukum,
2. Biasanya PELAKU cacat secara fisik,
3. Sulit bersosialisasi kembali di Negara kesatuan Republik Indonesia.
4. PASTI Menghadapi tuntutan Pencemaran Nama Baik Perusahaan sebesar Rp 1.000.000.000,-
5. PASTI Menghadapi tuntutan Pencemaran Nama Baik Pelapor sebesar Rp 1.000.000.000,-
6. PASTI Menghadapi tuntutan Kerugian NkRI BAIK sebesar Rp 1.000.000.000,-
TOTAL Rp 3.000.000.000,-

Bekerjasama dengan :
1. Petugas Imigrasi,
2. Petugas Bandara,
3. Sahabat Staf Telkom,
4. Sahabat Staf Telkomsel,
5. Sahabat Staf Provider Telpon Seluler,
6. Petugas Terminal BEMO dan BIS serta TRUK,
7. Sahabat GOJEK,
8. Sahabat GRAB,
9. Sahabat UBER,
10. Sahabat TAXI,
11. Petugas BANK terkait,
12. Sahabat Staf PDIP,
13. Sahabat Staf Partai Demokrat,
14. Sahabat Staf Partai NASDEM,
15. Wartawan TV Channel terkait,
16. POLISI yang ditunjuk,
17. Lembaga Bantuan Hukum Badan Hukum.

Terima Kasih
atas Kerjasama dan Kontribusi dalam PROSES selanjutnya.
LEMBAGA "Pendampingan Kesehatan Prajurit"
(PKP)

Diperbolehkan menyebarkan informasi INI untuk mempercepat proses penyelesaian perkara kasus

CARA MEMBUAT JERAH PELAKU PENIPUAN ON LINE. KORBAN MELAPOR PENIPUAN MENGATASNAMAKAN LAZADA dan JNE (Tanggal kejadian 4 Februari 2018 jam 14.00 WIB. Jakarta Timur. Indonesia) Dan sebagai korban berharap UANG / DANA korban KEMBALI 100%


BERITA SERIUS dan JUJUR serta NYATA ini akan dihapus setelah dinyatakan SELESAI

Surabaya, 4 Februari 2018

HUKUMAN MATI "BERLAKU" DI "INDONESIA AMERIKA"
TITIK AKHIR / FATAL

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)

“Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran.” (Al ‘Ashr: 1-3)

NOTE : Perkembangan Terbaru ternyata PELAKU menggunakan NOMOR dari
MANADO, SULAWESI UTARA, INDONESIA
Sedangkan daerah KEJAHATANnya hingga JEPARA - JAKARTA TIMUR
(Jika melihat kode area Nomor Mobile / Handphone yang dipergunakan)
Perihal : Laporan KORBAN PENIPUAN "MOTOR LISTRIK RODA TIGA" dan PROSES PENANGKAPANNYA HARAP DI TAYANGKAN di TELEVISI / YOU TUBE
Lampiran : 3 Lembar

Kepada Yang Baik / Yang Terhormat :
Bapak Tadjus Soetomo
AKBP Dr. Aditya Taruna, SE., SH., MM., M.Hum
AKBP Dr. Hc. Yuki Baktiar, SH., M.Hum
DENPOM TNI AL Dr. Harmadi, SH., M.Hum
TNI AL Dr. H. Amiril Mukminin, Sp.Neurology., MSc
Yang Baik Kombes Pol Paulus Waterpauw
Mr. Yang Baik Salta, SH., M.Hum
Yang Baik Kombes Pol Tri Maryanto
Yang Baik Mr. Wisnu Wardhana
Yang Baik Mrs. Sabrina Luiss
Yang Baik Mr. Basuki Hadimuljono
Mr. Yang Baik Siswanto, SE., SH., MM., M.Hum
PETINGGI BANK dan Staf Representative TERKAIT
KEJAKSAAN TINGGI Dr. H. Muhammad Roshid, SH., M.Hum

ADD NOTE COPY of LETTER {TEMBUSAN} :
Kepada Yth.
EDITORIAL
Lead Editor: Poernomo Gontha Ridho
Editor:
Pujiono JS
Amin Setyawan
Aryo Widhi Wicaksono
Amandra Mustika Megarani
Indonesia Market Portal Lead: Chris Proctor  - Yudi Permana Sukma
Portal Manager: Rahmania Ramadani 
(Staf / Petugas Yang Baik POLRI yang peduli)
di
            TEMPAT

PENIPUAN MENGATASNAMAKAN LAZADA dan JNE
(Tanggal kejadian 4 Februari 2018 jam 14.00 WIB. Jakarta Timur. Indonesia)
Dan sebagai korban berharap UANG / DANA korban KEMBALI 100%

tampilannya WEBnya adalah sebagai berikut :

KETERANGAN SANGAT JELAS "PENIPUAN DIRENCANAKAN"
{Sudah Direncanakan}



Karena penasaran dan terkesan harganya ANEH. Kemudian korban menelpon nomor yang tertera 082195114052 dan WA 083133495676 menanyakan kebenaran informasi di LAZADA ini. Setelah nego korban diwajibkan mentransfer biaya total plus jasa pengiriman sebesar Rp 1.450.000 (hanya dengan cara transfer dulu pembelian dapat dilakukan ujar PELAKU), korban dijanjikan akan mendapatkan kiriman barangnya keesokan harinya. Anehnya hari transfer itu hari Sabtu dan keesokan harinya adalah hari Minggu.
OKlah. Korban sebenarnya curiga setelah mengecek di www.selis.com dan www.tokoselis.com harga masih Rp 35 juta (ada yang Rp 11 juta dan 8 juta) serta berita googling, namun pelaku bilang “Harga PROMO”. Setelah korban mentransfer dana dan dijanjikan barang akan tiba sore keesokan harinya.


SURAT LAPORAN POLRI YANG BAIK
Nomor : LP/B/319/II/2018/JTM/RESTABES SBY/SEK RKT

Ini merupakan nomor rekening pelaku (Mohon pihak BRI melakukan BLOKIR dan mengkarantina nomor tersebut) karena uang / dana korban masih tersimpan di nomor tersebut tanggal 3 Februari 2018).


Tujuan transfer (Nomor Rekening PELAKU - PELAKU PENIPUAN) :
BRI 502601033540533 a/n MAFRIANI ADHE 
dan
BRI 502901019816530 a/n HERI
(PELAKU memberikan 2 jenis Nomor Rekening tersebut)
Alamat tujuan yang diberikan penjual adalah
Komplek Pergudangan Kawasan BISPARK 2 Blok B No. 5.
Jl. Raya penggilingan Cakung. Jakarta Timur

Tiba – tiba, keesokan harinya, pagi sempat pelaku mengabarkan “barang sudah di JNE” dengan alamat agen JNE sebagai berikut :
Agen JNE Kalimalang Jakarta Timur.
Kalimalang Square Blok KS 4, Jl. Raya Kalimalang No. 6E Pangkalan Jakarta Timur.
Telp. : 02186607010 / 081944387459

Sekitar jam 14.00 WIB, ada telp dari agen JNE dari nomor BERBEDA yaitu 081944387459, memberitahukan bahwa barang tidak disertakan NOTA bla – bla – bla, dengan alasan tersebut  dari nomor 081944387459 memerintahkan untuk transfer lagi (tambahan dana) senilai Rp 1.600.000 sebagai uang jaminan (yang dijanjikan tidak akan dipakai namun akan segera dikembalikan dalam waktu 5 menit ke rekening korban). Dari peristiwa ini korban makin curiga, Nampak aneh. Namun korban tidak melayani pembicaraan dari nomor BERBEDA 081944387459 (yang mengaku sebagai agen JNE) karena tidak ada hubungannya dengan transaksi awal.
Akhirnya korban menghubungi penjual kembali saat itu juga ke 082195114052 dan 083133495676, melalui WhatsApp. Dan pihak 082195114052 dan 083133495676 yang mengaku bernama MAFRIANI ADHE ini, mengatakan “memang ada tambahan dana untuk mempercepat proses JNE”. Padahal itu tidak ada dalam perjanjian jual beli pada awalnya. Tiba - tiba korban membaca ini di media yang membuktikan bahwa PELAKU cukup lihai dan ini bukan yang pertama kali namun berkali - kali PELAKU melakukan penipuan di lokasi lain dan PLATFORM trading lain,


Penampakan datanya sebagai berikut (Perhatikan Nomornya SAMA)

Korban semakin jengkel karena produk yang dibayar tunai dan dipesan tidak kunjung datang dan merasa makin :
1.      DIPERMAINKAN.
2.      Makin CURIGA kepada PENJUAL,
3.      Makin ANEH kepada PENJUAL.


Lacak LOKASI PELAKU

Install "BlueStacks" jika Lacak via PC / Laptop
kemudian "Google latitude (Recommendation)"

PRINSIPNYA PENANGANAN
1. Kasus serupa tidak ada hubungannya dengan teknik "GHOST TELEPHONIST",
2. PEMBUALAN BESAR jika teknik "GHOST TELEPHONIST" dijadikan DALIH / ALASAN untuk melakukan aksi - aksi KEJAHATAN serupa ini,
3. Ungkapan / Istilah / Teknik "GHOST TELEPHONIST" dan "FAKE" serta "HOAX" secara TEGAS / LANTANG "TIDAK BERLAKU" dalam PEMBELAAN (SOMASI sebagai istilah HUKUMnya).
(Note / Recommendation : DNI / DST / PETINGGI BANK dll)

Korban semakin curiga dan aneh dengan sikap 082195114052 dan 083133495676. Akhirnya korban melalui koordinasi pusat memproses transaksi ini kepada pihak berwajib agar kemudian diproses guna mencegah tindakan penipuan lebih lanjut. Kecurigaan korban “ini merupakan JARINGAN PENIPUAN dengan PROMO atas nama LAZADA, kemudian pengiriman atas nama JNE.” Kabar dari penjual, bahwa ini pembelinya sudah banyak, jadi kemungkinan korbannya juga banyak dan terkumpul jutaan rupiah.
Kami sebagai keluarga besar korban mengharapkan upaya berwajib hingga berharap uang kami kembali 100% sebagaimana dijanjikan pada PROMOnya jika terjadi hal – hal yang tidak diinginkan, pihak penjual bersedia mengembalikan 100% (Bukti PROMO masih tersimpan di WhatsApp). Kami mohon kepada pihak berwajib, pihak media dan masyarakat peduli untuk berpartisipasi dalam upaya mengurangi dan mencegah upaya / aksi kejahatan – kejahatan lebih lanjut.
Kami akan terus mengumpulkan informasi SENIOR sebaik - baiknya di media internal kami bekerjasama secara berkesinambungan dengan Mr. Thomas Martin, DNI dst (DNI International), Mr. Laksma dan Mr. Utomo (Semanggi Lokal) di alamat berikut (karena sudah terlalu meresahkan) :


KEJAHATAN SERUPA SUDAH SANGAT KETERLALUAN :
PADAHAL Alamat PEMESANAN / TUJUAN (Setelah PEMBAYARAN LUNAS di DEPAN) adalah
KOMPLEK TNI AL
berarti PELAKU MENYINGGUNG MARTABAT KORPS TNI NkRI

NOTE :
"Bukan NOMINAL dari setiap KEJAHATAN namun MARTABAT dipertaruhkan"
BUNG SOETOMO

Hormat Kami,
PELAPOR



Hidup itu pilihan {Pesan Kebijakan dari Kelas International QUANTUM} :
1. NIAT menjadi Orang Baik akan SELAMAT dunia dan akhirat
2. NIAT menjadi Orang Jahat tidak akan pernah TENANG dan tidak akan SELAMAT
"Amien"
SPETSNAZ version Indonesia 2018
1. Install "BlueStacks"
2. Install "Google Latitude"
3. Install "Google Maps"
4. Install "WhatsApp"
5. Mintakan "Share Location" PELAKU
(Peran berWENANG / berWAJIB / Non Governmental Organization / LSM / KONTRIBUSI)
6. PENANGKAPAN {DENPOM / DENSUS / SATGAS GERAK CEPAT}
7. PERINGATAN LANTANG : a. Mengembalikan UANG KORBAN ! (Kasus BISA ditutup)
8. PERINGATAN LANTANG : b. Proses HUKUM yang MEMBUAT JERAH
(Best Recommendation Redaksi : Pasti diGEBUKIN) !
9. Hal - hal lain yang MEMBUAT JERAH PELAKU.
NOTE : Menurut DNI / DST "NO MERCY" dll SERING PELAKU menjadi CACAT akibat perbuatannya

R/CITO = SEGERA !!!
BANK TERKAIT MENJADI "KEHARUSAN dan KUNCI SUKSES"
Mari MEMBUKA CAKRAWALA melalui RAKSASA 5 TAHAP SUKSES !!!
1. Pada saat pembukaan Rekening menggunakan e-KTP (fungsikan maksimal) / SIUP / dll yang menggunakan alamat ?
2. Pemanggilan pemilik Rekening bisa segera,
3. Investigasi (memastikan PELAKU tidak menggunakan e-KTP PALSU) pemilik Rekening bisa segera,
4. Peringatan (a. Pengembalian uang korban / dana korban (Perkara / Kasus bisa ditutup namun CACAT) atau b. Proses Hukum (biasanya DI GEBUKI dan JERAH)),
5. HAL - HAL LAIN yang bisa mengupayakan PELAKU JERAH guna mencegah aksi - aksi kejahatan serupa.

MENGAPA KITA masih di BELENGGU dan MEMBELENGGU DIRI KITA SENDIRI (terus kemana larinya UANG KORBAN yang tidak dikembalikan 100%) yang mengakibatkan INVESTOR BAIK dan TERBAIK semakin khawatir BERBISNIS dengan ORANG ASIA (Peringkat ke - 22 dengan RESIKO TERBURUK bahwa ORANG ASIA di CAP PENJAHAT dalam BISNIS) ke depannya ?


***************************
HIMBAUAN SEGERA {InzaAllah GRATIS} :
1. BAGI MASYARAKAT KORBAN SERUPA HARAP SEGERA MELAPORKAN KEPADA POLISI YANG BAIK TERDEKAT UNTUK DIBUATKAN SURAT LAPORAN POLISI YANG BAIK TERDEKAT BERSAMA.
2. COPY dan SCAN serta MASTER SURAT LAPORAN POLISI YANG BAIK TERDEKAT BERSAMA TERSEBUT UNTUK DI SIMPAN BAIK - BAIK OLEH KORBAN SERUPA.

3. DENGAN BERSAMA LEBIH MENJADI PERHATIAN DAN MUDAH BAGI SATGAS BERWENANG. PERKARA KASUS SERUPA SANGAT MERESAHKAN JIKA DIBIARKAN BERLARUT - LARUT.
***************************


NO MERCY
IRONISnya lagi. Lebih menyakitkan dan mengejutkan.
PETINGGI dan PEJABATnya hanya mengucapkan "PRIHATIN" dan menyampaikan dengan TEGAS dan LANTANG dari MEJA GARDU @
(Redaksi : Kemungkinan MENERTAWAKAN. Dipikir LUCU / PELAWAK) !!!
tanpa BERTINDAK dan BERBUAT LEBIH serta BERANJAK dari MEJA MAKANnya
"TIDAK LUCU, SUMPAH TIDAK LUCU"
MALING - MALING

Mengucapkan terima kasih kepada DOKTOR dan MASTER serta PIHAK TERKAIT yang HEBAT atas Referensi2x-nya.
Referensi ini sangat bermanfaat bagi Masyarakat yang pernah menjadi korban :